Friday, September 3, 2010

Your Eyes #1


Add caption
Mata. Sesuatu yang selalu diperhatikan semua orang saat bertemu dengan orang lain. Sesuatu yang pertama kali dilakukan orang saat orang berbicara dengan orang lain.
Tak semua orang memiliki mata yang sempurna, bahkan indah. Banyak sekali orang diluar sana yang tak bisa menikmati begitu bermanfaatnya mata yang orang lain miliki saat ini. Walaupun mata yang orang lain miliki saat ini tak seindah mata itu, tak sesejuk mata itu.
Chan Rin POV
Ya! Chan Rin-ah! Lagi-lagi senyum sendiri. Sebenarnya apa yang kau pikirkan? Orang itu lagi?” aku hanya tersenyum sambil tetap mengarahkan pandanganku padanya. “Ya! Kau sudah memiliki Yesung. Ingat itu!” katanya lagi. “Hee Ji-ah, aku hanya menyukai matanya, bukan orangnya,” jawabku.
“Terserah kau lah. Tapi asal kau tau, cinta itu berasal dari mata, lalu turun ke hati. Apa kau tak pernah memikirkan perasaan Yesung?” “Hee Ji-ah, percayalah padaku. Cuma ada Yesung dihatiku. Arraso?” aku meyakinkan Hee Ji.
Entah kenapa, semenjak aku memperhatikan mata itu, Hee Ji selalu mengkhawatirkan hubunganku dengan Yesung. Dia tak mau aku melukai perasaan Yesung. Dia selalu mengingatkanku hal-hal yang berhubungan dengan Yesung. Mulai dari makanan kesukaan, hobi, hal yang paling dibenci Yesung. Hee Ji tahu segalanya. Bahkan melebihi aku, yang berstatus sebagai pacarnya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ya! Apa kau ingat, hari ini Yesung sedang ujian?” kata Hee Ji. “Ah, geure? Aigoo, kenapa aku bisa lupa,” kataku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Aish kenapa aku bias melupakannya? Padahal baru semalam Yesung memberitahuku kalau hari ini ia ada ujian.
Senangnya memiliki teman seperti Hee Ji, yang selalu mengingatkanku tentang Yesung. Tunggu, senang? Tapi kenapa hatiku berkata lain.
Kau tahu? Sepasang mata itu, sekarang ada didepanku. Walaupun bukan tepat didepanku. Setidaknya aku bisa melihat matanya yang indah. Melihat matanya yang menedarkan pandangan ke segala arah. Mata itu sedang berinteraksi dengan beberapa pasang mata lain.
Sepasang mata itu kini bertemu dengan mataku. Aigoo, eottokae? Aish, kenapa senyumnya juga?
“Ya Chan Rin-ah!” Hee Ji mengagetkanku. “M-Mwo? Wae?” tanyaku salah tingkah. “Dari pada kau memperhatikannya, lebih baik kau telepon atau kirim pesan pada Yesung. Beri dia semangat untuk menghadapi ujiannya,” kata Hee Ji. “Ah ye,” jawabku.

To : Yesungie
Yeobo, mianhae. Aku baru ingat kalau hari ini kau ada ujian. Hee Ji yang mengingatkanku. Daebakk!
*********************
Kyu Hyun POV
Dia lagi. Kenapa dia selalu memperhatikanku. Bukan, bukan memperhatikanku. Ia hanya memperhatikan mataku. Ia tak pernah memperhatikan selain mataku.
“Kyuhyun-ah, dia memperhatikanmu lagi. Sepertinya dia menyukaimu,” kata Sungmin sambil memberikan sebotol air mineral. “Aish kau ini, dia tak mungkin menyukaiku. Dia sudah memiliki pacar,” jawabku. “Mwo pacar? Aku tak pernah melihatnya bersama pacarnya? Pacarnya sekolah disini juga?” Tanya Sungmin. “ Ani, dia sekolah di SMA Samyung, namanya Yesung,” jawabku.
Aigoo, kau tahu nama pacarnya juga? Atau jangan-jangan kau yang menyukainya?” Tanya Sungmin sambil memberikan senyum sinisnya. “Ya! Cuma orang bodoh yang tak tahu Yesung. Dia siswa kebanggaan SMA Samyung. Jadi wajar saja kalau banyak yang tahu Yesung berpacaran dengan Chan Rin,”
“Aku tidak tahu kalau Chan Rin berpacaran dengan Yesung,” kata Sungmin. “Berarti kau termasuk kedalam kategori orang-orang bodoh itu,” kataku sambil pergi meninggalkannya.
Ya! Jadi menurutmu aku ini bodoh?” teriaknya. Aku hanya melambaikan tanganku dan berlari pergi meninggalkannya. Namun sepertinya tak semudah itu ia membiarkanku pergi. Ia lalu mengejarku.
Huh,” “Ah, jeosonghaeyo. Gwaenchanyo?” karena terlalu asik berkejaran dengan Sungmin, tak sengaja aku menabraknya. “Ye, gwaenchana,” jawabnya.
Lagi-lagi yang ia perhatikan adalah mataku. Sebenarnya apa yang membuatnya tertarik untuk memperhatikan mataku? Sepertinya mataku, sama dengan mata teman-teman lain.
“Cho Kyuhyun imnida,” kataku memperkenalkan diri. “Ah, Kim Chan Rin imnida,” katanya balas memperkenalkan dirinya.
Jadi namanya Chan Rin. Nama yang cantik, sesuai dengan parasnya. Laki-laki mana yang bias menolak kecantikan parasnya. Beruntung sekali Yesung memiliki pacar sepertinya.
“Kyuhyun-ssi? Gwaenchana? Kenapa kau melamun?” tanyanya mengagetkanku. Aish, kenapa aku sampai melamun? “ Ah aniyo,” jawabku. “Aku pergi dulu ya, masih ada yang harus aku selesaikan. Annyeong,” katanya dan berlalu meninggalkanku.
TBC....
Mian kalu FFnya g jelas...

No comments:

Post a Comment